Nama: Renov Van Renov E-Mail: renovanipar@hotmail.com Saya asal dari Sumatera Utara dan saya 20 [ P ]. Saya Jurusan Teknik Kimia Semester V Fakultas Teknik Kampus saya: UniversitasSumatera Utara Di daerah: Medan Propinsi: Sumatera Utara Homepage Kampus: http://www.usu.co.id Saran: Sebagai bagiandari pendidikan saya punya mimpi tersendiri untuk kemajuan Pendidikan Indonesia. sebenarnya hakekat pendidikan itu adlah untuk memperoleh keserdasan, tetapi sekarang ini kita lihat Perguruan Tinggi di Indonesia sudah menjadi 'pabrik penghasil robot', artinya mahasiswa sudah dipaksa untuk cepat tamat, dengan menjalani sebagian tugas yang membosankan dan paradosen yang terkadang mempersulit mahasiswa, belum lagi akhir-akhir ini adanya penerimaan mahasiswa baru yang mengharuskan calon mahasiswa membyar'sumbangan' yang dipatokkan oleh beberapa
Universitas.
Nah, dari itu akhirnya banyak orang-orang yang berkemampuan dalam bidang akademik, tetapi tidak mampu dalam bidang ekonomi, sehingga dapat saya prediksikan pendidikan tinggi yang ada diIndonesia ini akan dihuni oleh 'orang-orang kaya dan anak-anak pejabat' sehingga pendidikan bukan lago untuk semua warna Indonesia sebagaimana tercantum dalam UUD'45, yang mengatakan bahwa setiap warga negar berhak memperoleh pendidikan.
Jadi saranku, hentikan "Industrialisasi Pendidikan' dan "Tolak BHMN', dan UU Sisdikna 2003'
Terima Kasih, Jayalah Pendidikan Indonesia.
Tanggal: 21/Juni/2003
|
Nama: nelya sembiring E-Mail: cy_lya@yahoo.com Saya asal dari sumatera utara dan saya 18 [ w ]. Saya Jurusan adm bisnis Semester 1 Fakultas tata niaga Kampus saya: politehnik negeri medan Di daerah: medan Propinsi: smut Homepage Kampus: http://polmed.ac.id Saran: saran saya agar segala sarana penunjang pendidikan direhabilitasi sehingga kegiatan pembelajaran dapat berlangsung dengan baik dan sarana2 tersebut tidak terbengkalai begitu saja Tanggal: 11/08/2003
Nama: DarwanSyah Putra E-Mail: irwan1948@yahoo.com Saya asal dari sumut,medan dan saya 19 [ p ]. Saya Jurusan D-3 BAHASA INGGRIS Semester 1 Fakultas SASTRA Kampus saya: usu sastra Di daerah: Medan Propinsi: Sumut Homepage Kampus: http:// Saran: Selama kami masuk belum ada sinyal belajar hanya kegiatan doang ,saya mohon kepada dosen pengajar dapat memberikan materi pelajaran ..... Tanggal: 28/08/2003
|
Nama: Meri Tanani E-Mail: nani_hms2002@yahoo.com Saya asal dari Sumatera Utara dan saya 18 [ w ]. Saya Jurusan Pendidikan Dokter Gigi Semester 1 Fakultas Kedokteran Gigi Kampus saya: usu Di daerah: Medan Propinsi: Sumatera Utara Homepage Kampus: http://usu.ac.id Saran: Mohon pegawai FKG USU jangan mata duitan, kalau meminta sumbangan jangan dipaksa. Namanya juga sumbangan sukarela, udah dikasih kok minta tambah lagi. Lagipula hasil sumbangan itu tidak kelihatan buktinya ruangan kuliah kami, sarana dan prasarananya kurang lengkap. Banyak dosen yang mengeluh karena kipas angin tidak ada. Bukan berarti yang masuk FKG USU itu anak orang kaya semua, kami kan lulus SPMB, kalau anak internasional boleh lah minta sumbangan 10 jt. Tanggal: 30/10/2003
|
Nama: Irpan Nasution E-Mail: diesel4u@yahoo.com Saya asal dari Sumatera Utara dan saya 18 [ w ]. Saya Jurusan Pendidikan Dokter Gigi Semester 1 Fakultas Kedokteran Gigi Kampus saya: USU Di daerah: Medan Propinsi: Sumatera Utara Homepage Kampus: http://usu.ac.id Saran: Kami selaku mahasiswa baru FKG USU sangat kecewa atas sikap dan mental para petinggi-petinggi FKG USU yang materialistis. Contohnya, uang kelengkapan untuk praktikum. Pada saat pendaftaran ulang sudah dibayar DKM sebesar Rp 925.000,- tetapi kenapa pada waktu praktikum diminta lagi untuk uang kelengkapan. jadi apa artinya uang DKM itu? Kekesalan saya yang kedua adalah soal sumbangan. Sumbangan itu kan harus diberi secara sukarela, tetapi beberapa dari kami yang memberi Rp 50.000,- malah ditolak dan dihina dengan alasan pemberian sebesar itu menghina fakultas. Padahal itulah bukti bahwa kami sangat menghargai fakultas, karena kami memberikannya dengan sukarela, uang sebesar itu sangat berharga bagi kami sebagai anak kos (sedangkan 1000 aja kujaga setengah mati).
Tolong pengertiannya karena orang tua kami sudah bersusah payah mencari nafkah kuliah kami, lagi pula kami bukan anak tunggal, kami masih mempunyai saudara yang perlu untuk di sekolahkan. Lagipula harusnya sumbangan itu kelihatan hasilnya. Tetapi ruang kuliah kami saja sangat memprihatinkan. Satu lagi kekecewaan kami, toilet (kamar mandi) mahasiswa FKG tidak dapat memenuhi kebutuhan mahasiswa. Masa jam 10 baru buka, tutup jam 12 siang. Padahal kami kuliah sampe sore. Sudah itu minta bayar lagi Rp 200 emangnya FKG itu terminal bus. Tanggal: 30/10/2003
|